Wednesday, November 08, 2006

Senja Hilang Cahaya

senja kehilangan cahaya, hari ini
seperti hari yang jauh
pagi menjadi buta di pelupuk

senja akan kembali datang begitu juga pagi
dengan cahayanya yang putih kekuningan
di wajah bayi-bayi

datang dan pergi
episode yang selalu sama, diputar berulang
pada poros-poros yang berbeda

airmata bukan jawaban atas kepergian
dan senyum bukan jawaban dari sebuah kedatangan
keheningan terlupa
meski sekejap, ia mataair airmata
yang dilangkahi kaki-kaki gontai
dirajam maksud dari ketinggian

dan airmata yang menetes dari mata, hari ini
karena melihat dirinya pergi
meninggalkan bunga-bunga yang mulai bersemi
di separuh hati yang mati

Malang, 08/11/06