aku ingin bercerita
tentang ikan yang ditangkap bocah kecil
di tepi pantai yang tenang, tenang sekali
ikan yang gembira, ikan yang bersedia mati
demi senyum dan tawa bocah kecil
tangkaplah aku bocah kecil, tangkaplah akumeski kau jauhkan aku dari air lautkubawalah, bawalah ke rumah ayah bundamutunjukkan aku, tunjukkan aku pada merekadengan keceriaan dan kebanggaanmubocah kecil berlari kecil dari pantai yang tenang
menggenggam ikan kecil, dengan riuh berderai
ditunjukkannya ikan itu, ditunjukkan
dengan wajah menunggu, diulurkanlah ikan itu
pujian dan kebanggaan melonjakkan kaki-kaki kecil
membuatnya berlari kembali ke pantai yang tenang
bocah kecil itu, menyusuri pantai mencari ikan
mencari pujian dan kebanggaan
tetapi ikan begitu licin dalam genggaman tangan kecilnya
tertangkap dan lepas melompat
berulangkali, berulangkali
bocah kecil itu pulang dengan khawatir
ayah bundanya menunggu kedatangan
bukan ikan-ikan kecil, juga bukan bocah kecil
tetapi anaknya yang lupa membawa kembali
ikan kecil ke pantai yang tenang
dimana ikan kecil melepas kekhawatiran
di telapak tangan seorang anak
yang masih begitu kecil
Mlg, 07/01/09