Lelaki Kecil dan Perempuan Kecil I
lelaki kecil berlari terengahengah
kemudian menangis dalam peluk perempuan kecil,
mereka masih samasama kecil
menangis suka menangis bila dalam gulita,
setelah seharian bernyanyi 'pok ameame' dan bermain hollahop
lelaki kecil perempuan kecil tetes mawar meyatimpiatui diri
tak ada airmata sebamkan muka
perempuan kecil menata dipan, lelaki kecil bertolak pinggang
berpeluk tanpa sekat tanpa dinding tanpa pintu dan jendela
"inilah indah dunia" kata mereka sambil tertawa
Jakarta, 26 Maret 2003
Awal Mula Sajak
:Indah IP
Ujung satinmu melukai desahku. saka hati.
narasi dan fragmen mencuat menggelitik. libido rindu.
ah tidak. ada narasi duka dalam ikatanikatan sajak
wangi bunga menikamnikam jantung. mata. hati. hari.
senyummu bagai sulur labalaba menjaring. menangkap. terbiar biar
ini ruangku, itu ruangmu. berserakan kertaskertas tissue. sajak pukimak. racau penyair. gelisah. rindu. riang. reuni. petisi. wajahwajah puisi. ghaib puisi. sayatan seruling. kicau harmonica. arak. buku tamu. teh kopi habis. jaket melingkar di pinggang, aku suka, aku suka gayamu
dari jauh di jalan yang lain, merana bangkubangku. curi pandang para hantu. langkah tergesamu, tak luput dari sudut mataku. padahal ada ingin sekedar cakap basi. namun kupikir katakata takkan mampu mengeja lubuk hatiku. biar saja rindu menjadi gemintang yang terus menghiasi malam
lalu mulailah tercipta sajak untukmu
tidak karena cinta, bukan karena sayang, bukan karena keelokan, bukan karena pesona
tapi karena kekurangajaranmu yang menyulap batu di hatiku menjadi rindu.
Jakarta, 25 Maret 2003
