Aku Mencintaimu Diamdiam
aku mencintaimu diamdiam
tanpa ucap tanpa dekap tanpa permata
namun selalu ada membelaimu berirama
seperti debur ombak membelai pantai senantiasa
aku mencintaimu diamdiam
tanpa rayu tanpa ragu tanpa goda
selalu tegak menjulang ke angkasa
seperti merapi yang tegar dan mengepul sepanjang masa
aku mencintaimu diamdiam
seperti cintanya angin pada awan tak peduli putih atau hitam
tetap digenggam kemanapun melayang
Jakarta, 17 Juli 2002
(just to remember)
